Senin, 01 September 2025

Resume materi day 2

 MY DIGITAL PORTOFOLIO DAY 2



Sosial Media:
TikTok

Halo semua saya Roja Ahadi Rosiantono. Saya berasal dari pulau madura, lebih tepatnya kota sampang. Saya melanjutkan pendidikan saya di UNUSA, fakultas kedokteran program studi S1 Pendidikan Dokter. Disini saya melakukan penugasan PKKMB


Materi 1 PKKMB FK UNUSA

Materi ini disampaikan oleh Ainun Najib dengan tema Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri

Perguruan tinggi di zaman digital serta era revolusi industri sedang mengalami perubahan signifikan dengan adanya metode pembelajaran digital melalui e-learning, MOOC, dan webinar yang menjadikan pendidikan lebih mudah diakses dan fleksibelKurikulum juga disesuaikan dengan kemajuan teknologi seperti artificial intelligence, big data, dan IoT, yang menghasilkan program studi baru yang selaras dengan tuntutan industri 4.0. 

Di samping itu, tujuan pendidikan tidak terbatas pada penguasaan teknologi sajamelainkan juga memperkuat keterampilan lunak seperti kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Institusi pendidikan tinggi juga meningkatkan infrastruktur digital dengan jaringan internet berkecepatan tinggi, laboratorium virtual, dan alat kolaboratif yang mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, serta aktivitas kampus dalam lingkungan digital. 

Perguruan tinggi juga berfungsi sebagai pusat inovasi dengan menjalin kerjasama internasional bersama lembaga luar negeri, perusahaan, dan startup. Penggunaan analisis pembelajaran membantu dalam menilai proses belajar mengajarsedangkan inkubator bisnis dan penelitian terapan mendorong munculnya inovasi. Dengan kemampuan beradaptasi yang cepat, perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan relevansi dalam menghadapi tantangan industri 4.0.


Materi 3 PKKMB FK UNUSA

Materi ini disampaikan oleh KH Ma'ruf Khozin dengan tema Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah

Mahasiswa di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dipandang sebagai generasi penerus warisan tradisi Aswaja An-Nahdliyah yang berdasar pada prinsip Ahlusunnah wal Jama’ah. Ajaran ini menekankan pada moderasi, toleransi, keseimbangan, dan kebaikan umum dengan merujuk pada Al-Qur’an, Hadis, Ijma, dan Qiyas. Dalam konteks tradisi NU, para mahasiswa diajarkan untuk menghargai keragaman mazhab, mengutamakan fiqih sosial, serta menjadikan Islam sebagai berkah bagi seluruh umat

Sebagai bagian dari generasi Aswaja An-Nahdliyah, mahasiswa UNUSA berfungsi sebagai pelindung tradisi ilmu NU, agen moderasi dalam beragama, pejuang untuk kemaslahatan sosial, dan inovator yang menyesuaikan nilai-nilai Aswaja dengan konteks modern. Mereka terlibat dalam pembelajaran kitab-kitab klasik, menjadi pelopor dalam hal toleransi, aktif dalam pemberdayaan masyarakat, serta mengembangkan teknologi dan budaya lokal sebagai bagian dari misi dakwah. Peran ini juga diperkuat melalui kurikulum khusus di UNUSA serta program kemahasiswaan yang menjalin kerjasama dengan NU. 

Namun, mahasiswa UNUSA juga menghadapi tantangan yang signifikan, seperti dampak globalisasi, radikalisasidan disrupsi digital yang menimbulkan hoaks serta ekstremisme di dunia mayaOleh karena itu, mereka dituntut untuk menanamkan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan sehari-hari, menyebarkan pesan moderasi di ruang publik, dan menjaga relevansi ajaran Aswaja dalam menghadapi masalah zaman. Dengan cara ini, diharapkan mahasiswa UNUSA dapat menjadi kader peradaban yang mampu menghubungkan warisan ulama Nusantara dengan masa depan Indonesia yang adil dan berkepribadian Islam.

Materi 4 PKKMB FK UNUSA

Materi ini disampaikan oleh Muslikha Norma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes. dengan tema Pengelolaan Keselamatan Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi


K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) adalah suatu pendekatan yang menyeluruh untuk melindungi tenaga kerja sambil melestarikan lingkungan. Sasaran utamanya mencakup upaya pencegahan kecelakaan, perlindungan kesehatan terhadap penyakit yang disebabkan oleh pekerjaandan pengelolaan lingkungan agar tidak tercemar dan terjaga dari kerusakan. Prinsip yang mendasari mencakup pencegahan, partisipasi semua pihak, kepatuhan terhadap hukum, perbaikan yang berkesinambungan, dan tanggung jawab

Peran K3L sangat krusial dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. K3L berkontribusi terhadap terbentuknya sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan produktif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan. Di samping itu, penerapan K3L berfungsi untuk menjaga kelestarian sumber daya alam, mengurangi dampak dari perubahan iklim, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pelaksanaan K3L juga merupakan bukti adanya perlindungan terhadap hak pekerja dan mencerminkan tata kelola yang adil sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. 

Namunmasih terdapat tantangan dalam K3L, seperti kurangnya pemahaman, sumber daya yang terbatas, dan kurangnya pengawasan hukum. Untuk mengatasinya, diperlukan strategi yang terintegrasi antara pemerintah, perusahaan, pekerja, masyarakat, dan dunia pendidikan. Dengan menjadikan K3L sebagai bagian dari budaya bangsa, Indonesia dapat membangun dasar yang kuat menuju cita-cita Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi negara yang maju dengan sumber daya manusia yang berkualitas, ekonomi yang berkelanjutan, serta lingkungan yang terjamin.

Lihat juga blog teman saya: Rasya Alif






Penugasan pkkmb

 MY DIGITAL PORTOFOLIO PKKMB DAY 1



SOSIAL MEDIA:

TikTok

Halo semua saya Roja Ahadi Rosiantono. Saya berasal dari pulau madura, lebih tepatnya kota sampang. Saya melanjutkan pendidikan saya di UNUSA, fakultas kedokteran program studi S1 Pendidikan Dokter. Disini saya melakukan penugasan PKKMB


Materi 1 PKKMB FK UNUSA

Materi ini disampaikan oleh Prof. Yudi Latif., MA., Ph.D dengan tema Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Materi ini berisi tentang Bangsa indonesia perlu memperkuat jati diri, meningkatkan kesadaran bela negara, dan menjaga persatuan dalam keberagaman agar kedaulatan serta ketahanan nasional tetap terjaga 

Kehidupan berbangsa dan bernegara di indonesia saat ini mengalami pergeseran yang cukup mengkhawatirkan di berbagai aspek kehidupan. kondisi ini menuntut adanya kesadaran bersama, serta kemauan dan kemampuan yang kuat untuk menjaga kebesaran, keluasan, dan kemajemukan bangsa indonesia agar tetap kokoh dalam menghadapi tantangan zaman.

Jati diri bangsa indonesia tercermin dalam beberapa aspek penting, yaitu Pancasila sebagai landasan hukum, NKRI sebagai bentuk negara yang menjunjung persatuan. Nilai nilai tersebut menjadi identitas bangsa sekaligus pedoman dalam menghadapi pengaruh globalisasi dan perubahan sosial

Pembinaan kesadaran bela negara diperlukan agar setiap warga memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa serta keterampilan dalam menjaga kedaulatan negara. Hal ini dapat diwujudkan melalui pendidikan kewarganegaraan, latihan bela negara, maupun kampanye bela negara.


Materi 4 PKKMB FK UNUSA

Materi ini disampaikan oleh Dr. Pulung Siswantoyo,SKM.,M.Kes dengan tema Strategi Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Untuk Menemukan Solusi Terbaik

Berpikir kritis adalah kemampuan menganalisis informasi secara objektif dengan menumbuhkan rasa ingin tahu, bertanya ''mengapa'' dan ''bagaimana'', serta melihat masalah dari berbagai perspektif.

Kemampuan ini diperkuat dengan penalaran logis, memisahkan fakta dari opini, mengenali kesalahan logika, serta menggunakan metode pemecahan masalah seperti PDCA, 5Whys, dan SWOT

untuk mengasahnya, perlu waspada terhadap bias kognitif, melakukan refleksi diri, serta aktif berdiskusi dan terus belajar agar mampu mengambil keputusan yang bijak dan tepat


Materi 2 PKKMB FK UNUSA

Materi ini disampaikan oleh Erisandy Yudhistira, dengan tema Penguatan literasi Keuangan an Kesejahteraan Mahasiswa

Literasi keuangan penting bagi mahasiswa karena membantu menghadapi biaya kuliah, hidup mandiri, hingga risiko hutang yang bisa mengganggu kesejahteraan akademik, mental, dan masa depan

Penguatan liberasi keuangan bisa dilakukan lewat kurikulum, seminar, konseling, komunitas liberasi, mentoring, hingga kebiasaan individu seperti membuat anggaran, menabung, dan menghindari utang konsumtif

Manfaatnya antara lain lebih sejahtera secara finansial, fokus belajar meningkat, stres berkurang, serta siap membangun masa depan yang mandiri dan stabil


Lihat juga blog teman saya: Selfia Dwi Agustiany

Resume materi day 2

 MY DIGITAL PORTOFOLIO DAY 2 UNUSA Sosial Media: Facebook Instagram YouTube Twitter (X) TikTok Halo semua saya Roja Ahadi Rosiantono. Saya b...